Tips Mengajarkan Cara Hidup Sehat Pada Anak-anak

Sebagai orangtua, tugas orangtua yang dipunyai adalah dengan mendidik anak dengan tepat. Dimana ada banyak hal yang perlu diajarkan pada anak yang dapat membuat pertumbuhan anak menjadi anak yang cerdas, sehat, mempunyai perilaku baik, dan juga berhasil di kehidupannya. Hal tersebut bisa dilakukan dengan banyak hal dan cara yang sesuai dengan pola didik orangtua. Salah satu hal mengenai kehidupan yang bisa diajarkan adalah bahwa menjaga kesehatan itu mahal. Sehingga anak bisa diajarkan cara hidup sehat semenjak dini. Mengajarkan hidup sehat sendiri akan tidak mudah pada anak-anak, akan tetapi akan sangat berguna untuk masa depannya. Dimana anak-anak yang sudah terbiasa mempunyai pola hidup yang sehat semenjak kecil maka tidak akan bermasalah apabila menerapkan berbagai macam pola hidup sehat hingga dewasa. Adapun bagi orangtua yang ingin mengajarkan hidup sehat pada anak-anak bisa melakukan beberapa tips seperti berikut ini:

  1. Biasakan makan sayur dan buah
    Hidup sehat pertama bisa diajarkan dari jenis makanan yang diberikan pada anak. Anak yang tumbuh dengan tidak makan sayur dan buah ketika kecil, ketika dewasa juga tidak akan biasa untuk mengkonsumsi makanan sehat tersebut. Oleh karena itulah tanamkan kebiasaan makan sehat yaitu buah dan sayur semenjak kecil. Biasakan anak untuk bisa dan menyukai makanan sayur dan buah. Hal tersebut mudah dilakukan yaitu dengan menyiapkan menu makanan dari sayur dan juga buah untuk hidangan penutup.
  2. Minum air putih yang cukup
    Kebiasaan hidup sehat selanjutnya yang mudah untuk diajarkan pada anak adalah dengan mengkonsumsi minum air putih yang cukup. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan contoh terlebih dahulu. Orangtua yang mempunyai kebiasaan minum air putih akan bisa memberikan contoh yang lebih mudah kepada anaknya untuk dapat mempunyai kebiasaan mengkonsumsi air putih yang cukup. Berikan pengertian juga bahwa mengkonsumsi air putih akan lebih menyehatkan dibandingkan berbagai minuman kaleng atau botol yang mempunyai berbagai bahan tambahan yang tidak baik untuk kesehatan.
  3. Ajak anak berolahraga
    Tips selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak anak untuk berolahraga. Ajaklah anak untuk berolahraga agar tubuh anak bergerak dan tidak kaku. Dengan mempunyai kebiasaan bergerak dan berolahraga dengan anak semenjak kecil, ketika dewasa nantinya ia akan mempunyai kebiasaan yang bagus untuk berolahraga karena menyadari pentingnya kegiatan tersebut untuk kesehatan tubuhnya.
  4. Mengajak anak berbelanja dan memasak
    Hal yang dapat dilakukan untuk menanamkan pola hidup sehat pada anak adalah dengan mengajaknya berbelanja dan memasak. Kegiatan menyenangkan ini juga bisa dijadikan sebagai cara untuk mengenalkan anak mengenai bahan makanan yang sehat. Anak bisa dikenal dengan bahan makanan yang enak dan sehat seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan lainnya. Selain itu melibatkannya dalam kegiatan memasak juga akan membuatnya lebih terbiasa untuk mengolah makanan sendiri sehingga akan lebih sehat.
  5. Melatih tidur tepat waktu
    Salah satu cara hidup sehat yang harus diajarkan oleh orangtua sekarang ini adalah membiasakan anak tidur tepat waktu. Hal tersebut dapat dilakukan misalnya dengan melarang anak untuk bermain game, gadget, dan juga menonton video ketika sudah waktunya tidur. Karena apabila dibiarkan, hal tersebut akan dapat merusak waktu tidur yang efektif bagi anak. Oleh karena itulah pastikan agar anak Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup karena hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan juga pola hidup sehatnya ketika dewasa.

Kista Ginjal, Pengertian serta Tanda-Tanda dan Gejalanya

Ginjal merupakan dua organ yang berbentuk kacang dengan fungsi utama yaitu menyaring kotoran dari darah Anda yang selanjutnya dibuang dalam bentuk urin. Organ ini terletak pada bagian bawah tulang rusuk yang juga berperan dalam mengatur tekanan darah, serta fungsi-fungsi penting lainnya pada tubuh.

Lantas apakah yang dimaksud dengan kista ginjal?

Dilansir dari Alodokter, pengertian kista ginjal merupakan gangguan yang terjadi pada ginjal yang disebabkan munculnya kantung berisi cairan (kista) di dalam jaringan ginjal. Kista ginjal bisa muncul di salah satu atau bahkan kedua ginjal.

Kondisi ini pada umumnya tidaklah berbahaya bagi kesehatan dan tidak akan menunjukkan gejala apa pun. Bahkan kebanyakan kasus, kista justru mengecil dan hilang seiring dengan berjalannya waktu. Akan tetapi, beberapa kasus yang langka, kista bisa saja tumbuh semakin membesar dan mengganggu fungsi ginjal. Ironisnya, tidak menutup kemungkinan kista bisa berkembang menjadi tumor yang bersifat kanker. Untuk kista yang lebih besar dan memicu gejala lain, diperlukan penanganan medis khusus untuk mengatasi ginjal, seperti penyedotan cairan kista dan juga operasi.

Faktanya kista ginjal merupakan kondisi yang sangat jarang terjadi. Diperkirakan kondisi tersebut memengaruhi sekitar 5% dari populasi secara umum. 

Selain hal tersebut, kondisi ini juga lebih umum terjadi pada pria dan memengaruhi sekitar 65-70% dari massa ginjal. Sementara orang yang telah berusia lanjut jauh lebih rentan terhadap kondisi ini di dalam ginjalnya, kemungkinan hingga 25-33%.

Dilansir dari Hellosehat, terdapat tiga jenis utama dari kista ginjal, yakni:

  1. Penyakit Polikistik Ginjal.

Kondisi polikistik ginjal ini biasanya adalah turunan dari anggota keluarga. Diduga memiliki mutasi genetic yang menyebabkan jaringan kantung (kista) tumbuh di dalam ginjal. Biasanya, kondisi ini akan menyerang kedua bagian ginjal.

Kista yang ada dalam kondisi ini sedikit berbahaya dan biasanya akan muncul dalam jumlah yang banyak.

  1. Penyakit Kista Ginjal Meduler.

Penyakit kista ginjal meduler ini diturunkan juga dari anggota keluarga dengan penyakit yang sama. Kista tumbuh dan berkembang pada bagian dalam (medula) ginjal. Kondisi inilah yang biasanya menjadi salah satu penyebab gagal ginjal pada beberapa orang yang telah berusia 20-50 tahun.

  1. Medullary Sponge Kidney.

Pada kondisi ini, kista akan berkmbang di saluran urin (tubulus) ginjal. Kondisi ini pun biasanya muncul sejak lahir, sehingga memiliki kemungkinan jika jenis kista ini pun juga diturunkan oleh anggota keluarga.

Sementara di sisi lain terdapat tanda-tanda serta gejala pada kista ginjal. Kista ginjal termasuk kondisi yang mungkin tidak menimbulkan gejala apabila kista yang tumbuh tidak berukuran besar. Namun, apabila kista tumbuh cukup besar kemungkinan akan menjadi masalah. Berikut mengenai tanda-tanda serta gejala yang paling sering muncul saat kista mulai membesar:

  • Pada bagian perut Anda akan muncul tonjolan yang disebabkan oleh kista.
  • Perasaan tidak nyaman karena dipicu oleh nyeri pada bagian perut atau sisi perut.
  • Darah pada urin.
  • Anda akan sering buang air kecil.
  • Tekanan darah akan tinggi, sayangnya hal ini belum diketahui kaitannya.
  • Kadangkala gejala sangat ringan sehingga orang yang menderita penyakit ini akan hidup sepanjang usia mereka tanpa diketahui jika mereka memiliki kista ginjal.

Tanda-tanda serta gejala yang ada di atas, kemungkinan hanyalah sebagian saja. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran tentang gejala tertentu, maka konsultasikanlah dengan dokter.

Sekian pembahasan mengenai pengertian kista ginjal serta tanda-tanda dan gejala yang terjadi karena penyakit satu ini. Semoga bermanfaat.

Kenali Penyebab Sakit Kepala

Sakit kepala dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia berapa pun. Penyebab sakit kepala umumnya bukan penyakit serius, tetapi dalam beberapa kasus dapat disebabkan oleh keadaan darurat. Secara umum, sakit kepala dapat disebabkan oleh aktivitas yang sedang dilakukan atau keadaan yang sedang dialami. Berikut beberapa pemicu sakit kepala:

Dehidrasi
Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menyebabkan sakit kepala. Gejala lain jika terjadi dehidrasi yang biasanya disertai dengan berkeringat, mual atau merasa sangat haus.

Sinar dari Layar
Konfrontasi berkepanjangan dengan layar komputer atau TV dapat membuat mata Anda tegang dan menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini dapat dikurangi dengan mempertajam mata atau memalingkan muka dari layar selama beberapa menit.

Telat makan
Melewatkan makan akan memastikan bahwa asupan nutrisi ke otak tidak berjalan dengan baik, sehingga dapat menyebabkan sakit kepala.

Kurang tidur
Sakit kepala yang biasanya dialami di pagi hari dapat disebabkan oleh kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk.

Pengaruh hormon
Menurunkan kadar estrogen dapat mengubah pelepasan bahan kimia otak yang menyebabkan sakit kepala.

Postur Tubuh
Postur yang buruk saat duduk atau tidur dapat menyebabkan ketegangan pada tubuh bagian atas, leher dan bahu, yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Kurang olahraga
Berlari atau bersepeda dapat melepaskan hormon nyeri yang disebut endorfin.

Stress
Stres menyebabkan otot-otot dalam tubuh berkontraksi dan meningkatkan kadar zat kimia otak yang menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala yang terasa tegang sering terjadi pada orang yang mengalami stres.

Suara keras atau berisik
Suara yang sangat keras atau berkepanjangan dapat menyebabkan migrain dan sakit kepala lainnya. Kebisingan atau kebisingan juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Sakit kepala primer
Sakit kepala primer disebabkan oleh gangguan saraf, pembuluh darah atau senyawa kimia yang menyebabkan sinyal nyeri otak. Sakit kepala primer tidak berhubungan dengan penyakit lain.